2 Investor Tiongkok dan Jepang dalam Proses Investasi di IKN, Fokus di Perhotelan dan Perkantoran

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 9 Agustus 2024 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

🤲❤️

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif Infoekonomi.com

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono. (Dok. setkab.go.id)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono. (Dok. setkab.go.id)

INFOEKONOMI.COM – Sekitar 60 investor saat ini sedang dalam proses investssi di Satuan Tugas atau Satgas Percepatan Investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dari jumah 60 investor tersebut ada dua investor yang berasal dari luar negeri yakni dari Tiongkok dan Jepang.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Kamis (8/8/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada dua dari luar negeri, dari Jepang dan satunya lagi dari China,” kata Basuki Hadimuljono.

Investor dari Jepang dan Tiongkok tersebut akan fokus untuk masuk di sektor properti IKN.

“Fokusnya sektor properti, jadi bukan hanya perumahan, ada hotel, ada kantor,” kata Basuki.

Basuki Minta Satgas Percepat Proses Investasi di Ibu Kota Nusantara

Dikutip Hallokaltim, Basuki menyampaikan dirinya hanya melanjutkan.terkait dengan tugasnya dalam Satgas Percepatan Investasi di IKN tersebut.

“Dari sekitar 220 investor tersebut, terdapat 45 investor yang kemarin sudah melakukan groundbreaking.

“Sekarang sisanya, nanti siang saya akan undang lagi yang sudah dievaluasi.”

“Yang sedang proses itu ada sekitar 60-an investor, ini akan kita coba percepat lagi,” ujar Basuki.

“Supaya Ketua Satgas Percepatan Investasi di IKN yakni Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bapak Bahlil Lahadalia membantu untuk mempercepat.”

“(Satgas) itu sudah lama, karena dulu Otorita IKN minta ada satgas-satgas, yang jadi ini yang Satgas untuk percepatan investasi di IKN,” katanya.***

Berita Terkait

Menang Banyak Tender, tapi Kenapa Kas Perusahaan Konstruksi Tetap Seret?
Ketika RAB Meleset Jauh: Kenapa Software Konstruksi Jadi Solusi yang Tidak Bisa Ditunda
Industri Event Korporasi Diproyeksikan Terus Tumbuh Seiring Meningkatnya Aktivitas Bisnis di Jakarta
Ini Dia Panduan Cara Membeli Bitcoin untuk Bisnis
Dari Jakarta Hingga ke Jayapura: Jejaring Media 24 Jam Tumbuh 1.250 Portal Baru
PT Sumbawa Timur Mining Soroti Peran Penting Eksplorasi dalam Ketahanan Mineral Kritis di Minerba Convex 2025
MDKA Terima Peringkat idA+ Pefindo, Emas Pani Berpotensi Dongkrak Pendapatan
7 Manfaat Payment Processing untuk Efisiensi Transaksi Bisnis Online di Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:28 WIB

Menang Banyak Tender, tapi Kenapa Kas Perusahaan Konstruksi Tetap Seret?

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:28 WIB

Ketika RAB Meleset Jauh: Kenapa Software Konstruksi Jadi Solusi yang Tidak Bisa Ditunda

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:59 WIB

Industri Event Korporasi Diproyeksikan Terus Tumbuh Seiring Meningkatnya Aktivitas Bisnis di Jakarta

Jumat, 7 November 2025 - 20:21 WIB

Ini Dia Panduan Cara Membeli Bitcoin untuk Bisnis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:13 WIB

Dari Jakarta Hingga ke Jayapura: Jejaring Media 24 Jam Tumbuh 1.250 Portal Baru

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB