Sukses Webinar PROPAMI-IDX: Warrant Terstruktur, Pilar Penting dalam Mengelola Investasi

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 11 Januari 2024 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROPAMI & IDX Selenggarakan Webinar :

PROPAMI & IDX Selenggarakan Webinar : "Warrrant Terstruktur sebagai Alternatif Diversifikasi Aset"

INFOEKONOMI.COM – Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) berkolaborasi dengan PT Bursa Efek Indonesia (IDX) menyelenggarakan webinar bertajuk “Sosialisasi Warrant Terstruktur Sebagai Alternatif Diversifikasi Aset.”

Acara yang dihelat melalui platform Zoom Meeting tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai Warrant Terstruktur.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PROPAMI, NS Aji Martono, mengungkapkan keyakinan akan potensi Warrant Terstruktur sebagai instrumen vital dalam konteks diversifikasi aset.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Martono menyatakan bahwa dengan semakin kompleksnya pasar modal Indonesia, kehadiran Warrant Terstruktur memberikan peluang baru untuk memaksimalkan keuntungan dan mengelola risiko secara efektif.

Webinar ini menjadi ajang diskusi mendalam mengenai mekanisme, potensi, dan risiko Warrant Terstruktur.

Dibuka langsung oleh Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, yang mengharapkan agar produk produk investasi yang ada di Bursa saat ini, dapat dipahami dan menjadi alternatif pelaku dalam memasarkan produk pasar modal selain investasi saham.

Acara ini dihadiri oleh para pelaku pasar modal yang merupakan anggota PROPAMI dari berbagai wilayah.

Dalam materi presentasi, Ignatius Denny Wicaksono, Kepala Pengembangan Bisnis 2 PT Bursa Efek Indonesia, memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana Warrant Terstruktur dapat menjadi instrumen penting dalam meraih kesuksesan investasi.

Peserta diajak untuk memahami secara menyeluruh beragam skenario investasi yang dapat dioptimalkan melalui pemahaman yang matang terhadap Warrant Terstruktur.

Sesi tanya jawab yang dimoderatori Arwani Pranadjaya, Ketua Bidang Syariah dan Alternatif Investasi PROPAMI menjadi sorotan utama, di mana peserta aktif bertanya seputar implementasi Warrant Terstruktur dalam portofolio mereka.

Para pemateri memberikan jawaban jelas dan solutif, menciptakan diskusi interaktif yang memberikan nilai tambah bagi semua peserta.

Dengan suksesnya acara ini, PROPAMI kembali membuktikan komitmennya untuk memberikan wawasan terkini dan relevan kepada para pelaku pasar modal.

Seiring dengan perkembangan pasar modal Indonesia yang semakin pesat, instrumen-instrumen seperti Warrant Terstruktur menjanjikan untuk menjadi pilar penting dalam mengelola investasi secara cerdas dan berdaya saing.

Webinar ini dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Januari 2024, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB melalui platform Zoom Meeting.

Berita Terkait

Promo Diskon Maksimal Persrilis.com Hingga 31 Juli 2026 Buka Kesempatan untuk Optimasi Publikasi
PR Newswire – PSPI Wujudkan Model Distribusi Press Release Baru untuk Ribuan Media di Indonesia
PROPAMI Rumuskan Arah Baru Penguatan Profesi Pasar Modal
Akuisisi BCA dan Keadilan Publik: Dari Ongkos 1998 ke Kontribusi Sistemik Kini
Sentimen Dunia Negatif, CSA Index September 2025 Koreksi
Bulog Gelontorkan 1,3 Juta Ton SPHP, Inflasi Pangan Reda
Harga Pangan Melunak, Inflasi Nasional 2,31 Persen di Agustus
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:31 WIB

Promo Diskon Maksimal Persrilis.com Hingga 31 Juli 2026 Buka Kesempatan untuk Optimasi Publikasi

Rabu, 19 November 2025 - 13:57 WIB

PR Newswire – PSPI Wujudkan Model Distribusi Press Release Baru untuk Ribuan Media di Indonesia

Senin, 29 September 2025 - 19:21 WIB

PROPAMI Rumuskan Arah Baru Penguatan Profesi Pasar Modal

Minggu, 14 September 2025 - 05:42 WIB

Akuisisi BCA dan Keadilan Publik: Dari Ongkos 1998 ke Kontribusi Sistemik Kini

Sabtu, 13 September 2025 - 00:13 WIB

Sentimen Dunia Negatif, CSA Index September 2025 Koreksi

Berita Terbaru