Huawei Berkolaborasi dengan GCC, Luncurkan Inisiatif “AIDC Ecosystem Co-construction”

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

🤲❤️

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif Infoekonomi.com

BARCELONA, Spanyol, 4 Maret 2026 /PRNewswire/ — Di Global Digital Power Forum yang digelar di MWC Barcelona 2026, Huawei Digital Power meluncurkan Inisiatif "AIDC Ecosystem Co-construction" bersama Global Computing Consortium (GCC), serta memperkenalkan solusi New-Gen AI-Powered Green Site yang mendukung industri TIK pada era AI.

Sejalan dengan era teknologi cerdas yang berjalan kian cepat, tingkat permintaan AIDC (AI Data Center) juga melesat. Namun, sejumlah tantangan terkait pasokan daya, kecepatan pembangunan, keamanan, dan keandalan pun semakin kompleks. Di sisi lain, jutaan lokasi jaringan telekomunikasi juga menghadapi tingkat konsumsi energi yang tinggi dan keterbatasan jaringan listrik. Perkembangan teknologi energi, khususnya tenaga surya, kini tidak hanya mendukung produksi listrik rendah karbon, namun juga menjadi sumber energi yang paling efektif. Integrasi energi hijau dengan AI dinilai sebagai solusi optimal untuk menjawab tantangan konsumsi energi pada era AI.

Menurut Zhou Jianjun, Vice President, Huawei, sekaligus President, Global Marketing, Sales and Services, Huawei Digital Power, selama ini Huawei telah mendukung transformasi digital industri TIK melalui 5G, AI, dan cloud. Pada era AI, industri TIK membutuhkan infrastruktur energi yang lebih berkelanjutan, tangguh, fleksibel, dan andal. Pihak operator telekomunikasi dapat memanfaatkan fasilitas seperti lokasi jaringan telekomunikasi dan pusat data untuk meningkatkan efisiensi energi perangkat, serta mengintegrasikan tenaga surya dan sistem penyimpanan energi. Dengan demikian, pihak operator dapat bertransformasi dari sekadar konsumen energi menjadi prosumer— konsumen dan produsen energi—demi pembangunan yang hijau dan berkelanjutan. Huawei Digital Power akan memanfaatkan keunggulan dalam bidang komputasi, model AI besar, tenaga surya, penyimpanan energi, dan jaringan listrik untuk membantu operator berkembang menuju prosumer 2.0 dan menangkap peluang pada era AI.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zhou Jianjun, Vice President of Huawei and President of Global Marketing, Sales and Services, Huawei Digital Power
Zhou Jianjun, Vice President of Huawei and President of Global Marketing, Sales and Services, Huawei Digital Power

Xia Hesheng, CMO, Huawei Digital Power, menambahkan, adopsi aplikasi AI yang semakin cepat menimbulkan lonjakan kebutuhan komputasi dan mendorong pertumbuhan pesat industri AIDC. Dengan meningkatnya daya cip, server, rak, serta pusat data skala kampus, pembangunan AIDC kini menghadapi empat tantangan utama: keandalan, efisiensi energi, kecepatan implementasi, dan kemudahan evolusi. Huawei berfokus pada inovasi teknologi dalam pasokan daya, pendinginan, penyimpanan energi, aktivitas operasional, serta model pembangunan. Lebih lagi, Huawei menghadirkan solusi AIDC yang sangat andal, hemat energi, cepat diterapkan, dan kompatibel secara menyeluruh untuk memaksimalkan efisiensi komputasi per watt.

Xia Hesheng, CMO of Huawei Digital Power
Xia Hesheng, CMO of Huawei Digital Power

Dalam acara tersebut, Huawei Digital Power dan GCC resmi meluncurkan Inisiatif "AIDC Ecosystem Co-construction". Inisiatif ini meningkatkan kesesuaian standar dan spesifikasi secara regional dengan mempertimbangkan kebijakan lokal, kondisi lingkungan, serta kebutuhan teknis. Inisiatif ini juga mendorong para pemangku kepentingan untuk berbagi pengalaman praktis dan membangun basis pengetahuan global AIDC melalui platform aliansi. Dengan spesifikasi teknis sebagai jembatan kolaborasi, inisiatif ini diharapkan dapat membangun ekosistem AIDC global yang terbuka, saling menguntungkan, dan berkembang secara berkelanjutan.

Huawei Digital Power and GCC jointly launch the AIDC Ecosystem Co-construction Initiative
Huawei Digital Power and GCC jointly launch the AIDC Ecosystem Co-construction Initiative

Jin Hai, Chairman, BOD, GCC, menyampaikan, setiap negara dan wilayah memiliki kombinasi energi, kebijakan, regulasi lingkungan, dan skenario aplikasi yang berbeda. Hal tersebut menjadi tantangan dalam penyempurnaan standar, namun juga membuka peluang besar untuk kolaborasi industri. Standar teknis dapat mendorong perkembangan ekonomi digital global jika disusun berdasarkan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan regional dan selaras dengan praktik industri.

Peluncuran Solusi AI-Powered Green Site

Pada kesempatan yang sama, Huawei Digital Power juga meluncurkan solusi AI-Powered Green Site yang menghadirkan sinergi cerdas terpadu untuk mendukung transformasi operator dari konsumen energi menjadi prosumer. Solusi ini dirancang dengan konsep "satu kali implementasi, berevolusi selama 10 tahun" untuk menyederhanakan proses pembangunan dan memenuhi kebutuhan operator dalam berbagai skenario seperti pembangunan lokasi jaringan 5G, penyediaan energi hijau, serta peningkatan pendapatan dari penyimpanan energi.

Menurut Gautham Gnanajothi, Senior Vice President, Frost & Sullivan, jaringan telekomunikasi dibangun untuk daya tahan. Namun, perkembangan pada dekade mendatang akan ditentukan oleh teknologi cerdas. Transformasi jejak energi jaringan yang luas dan tersebar secara geografis menjadi platform terorkestrasi yang tidak hanya melindungi waktu aktif (uptime), melainkan juga turut menstabilkan sistem tenaga listrik, membuka sumber pendapatan baru, dan memosisikan industri telekomunikasi sebagai kekuatan strategis dalam ekosistem energi yang lebih luas.

Seiring dengan era teknologi cerdas yang berkembang pesat, AI membuka peluang pertumbuhan besar bagi industri TIK global, sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi infrastruktur energi TIK. Huawei Digital Power akan terus berinvestasi dalam inovasi, memanfaatkan energi hijau untuk mendukung era AI, serta berkolaborasi dengan mitra global untuk membangun dunia digital yang baru.

Berita Terkait

Himel Hadirkan Visi Hunian Modern melalui Kampanye Global “Dream Home”
FAMILIARITÉ: Ketika Sinema dan Sastra Bertemu dalam Sebuah Karya Puitis
MONDEVITA MENGAKUISISI SAHAM MAYORITAS DI UNDERSCORE DISTRICT, PERUSAHAAN INDUK MAGLIANO, SEBAGAI LANGKAH KEDUA DALAM MEMBANGUN PLATFORM MEREK MEWAH ITALIA BARU
HIKSEMI Tampilkan Solusi Penyimpanan Data untuk Seluruh Skenario di Ajang DTI Indonesia 2026, Dukung Pengembangan AI di Asia Tenggara
Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026
Cision Raih MarTech Breakthrough Awards 2026 untuk Pemantauan dan Analisis Media Sosial, Distribusi Siaran Pers, dan AEO
Fair Finance Asia Desak Perbankan Hentikan Pendanaan untuk Sektor Batu Bara di ASEAN
Shueisha Perluas Jangkauan Global melalui MANGA MILLION, Platform Manga yang Tersedia dalam 100 Bahasa

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Himel Hadirkan Visi Hunian Modern melalui Kampanye Global “Dream Home”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:19 WIB

FAMILIARITÉ: Ketika Sinema dan Sastra Bertemu dalam Sebuah Karya Puitis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:32 WIB

MONDEVITA MENGAKUISISI SAHAM MAYORITAS DI UNDERSCORE DISTRICT, PERUSAHAAN INDUK MAGLIANO, SEBAGAI LANGKAH KEDUA DALAM MEMBANGUN PLATFORM MEREK MEWAH ITALIA BARU

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:14 WIB

HIKSEMI Tampilkan Solusi Penyimpanan Data untuk Seluruh Skenario di Ajang DTI Indonesia 2026, Dukung Pengembangan AI di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Berita Terbaru

Seorang pelaku UMKM sedang fokus menggunakan laptop untuk mendaftar NIB secara online melalui sistem OSS, menunjukkan kemudahan akses digital dalam melegalkan usaha. Proses ini penting untuk mendapatkan identitas resmi bisnis dan membuka berbagai peluang pengembangan di masa depan.

UMKM

NIB: Kunci Legitimasi Usaha Mikro Anda di Era Digital

Minggu, 9 Agu 2026 - 07:02 WIB