Kabupaten Kediri Gelar Kegiatan Operasi Pasar untuk Tekan Kenaikan Harga Beras

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 19 Februari 2023 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Kediri mulai awal Februari 2023 lalu melakukan operasi pasar. (Dok. Berita.kedirikab.go.id)

Pemerintah Kabupaten Kediri mulai awal Februari 2023 lalu melakukan operasi pasar. (Dok. Berita.kedirikab.go.id)

INFOEKONOMI.COM – Menindaklanjuti lonjakan harga beras di pasaran, Pemerintah Kabupaten Kediri mulai awal Februari 2023 lalu melakukan

dengan menyasar desa-desa dan pasar tradisional.

Melalui Satgas Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) operasi pasar dilakukan di 28 desa dan tiga pasar meliputi Pasar Pamenang Pare, Pasar Nggringging, serta Pasar Ngadiluwih. 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menggelontorkan 1,5 ton tiap desa serta 8 ton per hari untuk pasar kabupaten,” terang Kepala DKPP, Tutik Purwaningsih pada Rabu 15 Februari 2023.

Dikatakan Tutik, menindaklanjuti instruksi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana guna mengendalikan harga beras, kegiatan operasi pasar bakal digelar sampai dengan akhir Februari 2023 mendatang. 

Guna memantau perkembangan kondisi harga pasca adanya operasi pasar itu, Mas Dhito menginginkan adanya evaluasi mingguan.

Dari evaluasi tersebut dapat diketahui progres intervensi terhadap harga beras yang dilakukan. 

Pihaknya menambahkan, untuk stok harga beras hingga jelang Ramadhan di Kabupaten Kediri dipastikan aman.

Hingga saat ini DKPP telah menyediakan 14.000 ton beras medium selama dua bulan mendatang. 

Adapun, berdasarkan data yang dimiliki kebutuhan beras tiap bulannya di Kabupaten Kediri pada kisaran 9.000 ton.

“Stok aman. Kita juga bekerjasama dengan Bulog untuk ketersediaan beras,” katanya. 

Selain DKPP, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri juga menggelar pasar murah yang menyediakan bahan pokok dan pakaian dengan harga murah di 3 titik. 

Selain menekan harga beras, pasar murah yang bekerjasama dengan TP PKK tersebut juga dalam rangka pengendalian inflasi daerah. 

“Bagi masyarakat dengan kategori sangat tidak mampu (miskin ekstrem) Mas Bupati (Mas Dhito) akan memberikan bingkisan berupa sembako,” kata Kepala BPSDA, Dyah Saktiana. 

Dari pantauan di lokasi operasi pasar, selain beras disediakan pula minyak goreng maupun gula.

Diharapkan dengan kegiatan operasi pasar tersebut dapat berdampak positif dalam menekan kenaikan harga dan meningkatkan daya beli masyarakat.***

Berita Terkait

Ini Dia Panduan Cara Membeli Bitcoin untuk Bisnis
Dari Jakarta Hingga ke Jayapura: Jejaring Media 24 Jam Tumbuh 1.250 Portal Baru
PT Sumbawa Timur Mining Soroti Peran Penting Eksplorasi dalam Ketahanan Mineral Kritis di Minerba Convex 2025
MDKA Terima Peringkat idA+ Pefindo, Emas Pani Berpotensi Dongkrak Pendapatan
7 Manfaat Payment Processing untuk Efisiensi Transaksi Bisnis Online di Indonesia
Dhanny Ditunjuk Jadi Corporate Secretary BRI, Gantikan Agustya Hendy Bernadi
Syngenta Hadirkan Edukasi dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Pangan
Program GENIUS Bapanas Tekan Kekurangan Gizi Anak dengan Edukasi Kreatif di Sekolah

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 20:21 WIB

Ini Dia Panduan Cara Membeli Bitcoin untuk Bisnis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:13 WIB

Dari Jakarta Hingga ke Jayapura: Jejaring Media 24 Jam Tumbuh 1.250 Portal Baru

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:33 WIB

PT Sumbawa Timur Mining Soroti Peran Penting Eksplorasi dalam Ketahanan Mineral Kritis di Minerba Convex 2025

Selasa, 14 Oktober 2025 - 11:35 WIB

MDKA Terima Peringkat idA+ Pefindo, Emas Pani Berpotensi Dongkrak Pendapatan

Jumat, 19 September 2025 - 20:11 WIB

7 Manfaat Payment Processing untuk Efisiensi Transaksi Bisnis Online di Indonesia

Berita Terbaru