INFOEKONOMI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pabrik PT Tong Tji Tea Indonesia di Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (3/1/2024).

Presiden Jokowi menyapa para karyawan dan berbincang singkat mengenai sejumlah hal, di antaranya kondisi perekonomian Indonesia.

“Itu adalah sebuah perusahaan yang menurut saya sangat spesifik memproduksi teh.”

“Dan kalau tadi masuk ke pabrik ini sudah langsung baunya beda, di sini wangi, sedap,” ucap Presiden di hadapan para karyawan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan kepada para karyawan.

Baca artikel lainnya di sini : Jadi Rakyat Biasa, Jokowi akan Kembali ke Solo Usai Masa Jabatan Presiden Berakhir pada 2024

Bahwa Indonesia merupakan salah satu dari banyak negara yang bisa bangkit perekonomiannya.

Presiden menuturkan bahwa terdapat 96 negara yang saat ini menjadi pasien Dana Moneter Dunia (IMF) karena perekonomiannya terpuruk.

“Kita patut besyukur negara kita masih tumbuh lima persen, masuk lima besar dunia terbaik ekonomi kita ini”.

Lihat juga konten video, di sini: Tebing di Jalan Cadas Pangeran Dikabarkan Longsor, Kapolsek Pamulihan, Sumedang: Itu Video Kejadian pada 2022.

“Meskipun dalam sebuah gelombang yang sangat sulit tapi kita bisa menahkodainya dengan baik,” imbuh Presiden.

Kunjungan Presiden ke sana pun mendapat sambutan hangat oleh para karyawan.

Andi Setiawan, salah satu karyawan mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang dapat bertemu dengan Presiden untuk pertama kalinya.

“Alhamdulillah senang ya karena pertama kali saya bisa bertemu Pak Presiden, berjumpa langsung.”

“Senang sekali bisa dekat dengan Presiden sebagai rakyatnya,” ungkapnya setelah pertemuan.

Sementara itu, karyawan lainnya bernama Reni, mengungkapkan pertemuan para karyawan dengan Presiden Jokowi sangat berkesan.

Reni menuturkan salah satunya saat Presiden mengapresiasi produk dari tempat dirinya bekerja.

“Kagum, bangga. Iya tadi waktu bilang teh Tong Tji enak (sangat berkesan),” tandasnya.***

Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.