Pengelola Tol Cipali Sarankan Pemudik Tak Tunggu Buka Puasa di Rest Area, Ini Alasannya

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 8 April 2023 - 02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemudik Tidak Disarankan Buka Puasa di Rest Area. (Dok. Infoekonomi.com/Banny Rachman)

Pemudik Tidak Disarankan Buka Puasa di Rest Area. (Dok. Infoekonomi.com/Banny Rachman)

INFOEKONOMI.COM – Direktur Operasional Astra Tol Cipali Agung prasetyo mengimbau pemudik diharapkan tak memaksa menunggu buka puasa di rest area.

Jika ingin berbuka puasa, Agung memberikan saran kepada para pemudik, agar bisa keluar tol terlebih dahulu.

“Kepada pemudik yang ingin berbuka atau berhenti dalam waktu lama, memilih keluar dari tol terlebih dahulu,” kata Agung dalam keterangannya, Jumat 7 April 2023.

Ia mengungkapkan, Tol Cipali melintasi setidaknya 5 kota dan Kabupaten di Jawa Barat.

Baca juga artikel penting lainnya di media online Kontenberita.com – salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Jika ingin berbuka puasa, lebih baik pemudik keluar tol terlebih dahulu karena terdapat banyak kuliner daerah.

“Supaya bisa menikmati kuliner dari daerah yang dilintasi. Bisa keluar di Subang, Majalengka, Cirebon, atau kota lainnya,” ucap Agung.

Agung menuturkan, pemudik wajib mencoba aneka macam kuliner di wilayah yang dilalui saat mudik. Hal ini, juga sejalan denga tema mudik yaitu Mudik Berseri.

Ia pun memastikan, pengguna jalan tidak akan terkena tambahan biaya tol jika memilih keluar terlebih dahulu.

“Tidak ada biaya tambahan, jika pengendara memilih keluar tol terlebih dahulu ke jalur alteri,” kata Agung.***

Berita Terkait

BUMN di Bawah Kementerian Keuangan Ini Disebut OJK Tak Didukung dengan Prinsip Kehati-hatian
Penyertaan Modal Negara Capai Sebesar Rp44,24 Triliun di 2025, Inilah Inilah Daftar Lengkap BUMN Penerima
Perkiraan Ekonomi Semester I – 2024, Sri Mulyani: Resiliensi dan Tumbuh di Atas 5 Persen
RSKKNI: Standar Kompetensi Baru untuk Penguatan SDM dan Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan
Sri Mulyani Sebut Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB
BNSP Turut Hadir: Standar Kompetensi RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan Dibahas di Surabaya
Laporan Keuangan Q2 2024 Diharapkan Positif, Berpotensi Meningkatkan Minat Investor di Tengah Pasar yang Stagnan
Semua Visi Misi Presiden Terpilih Masuk ke dalam APBN 2025, Kemenkeu: Arahan Pak Jokowi Jelas
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 10:18 WIB

BUMN di Bawah Kementerian Keuangan Ini Disebut OJK Tak Didukung dengan Prinsip Kehati-hatian

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:37 WIB

Penyertaan Modal Negara Capai Sebesar Rp44,24 Triliun di 2025, Inilah Inilah Daftar Lengkap BUMN Penerima

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:55 WIB

Perkiraan Ekonomi Semester I – 2024, Sri Mulyani: Resiliensi dan Tumbuh di Atas 5 Persen

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:36 WIB

RSKKNI: Standar Kompetensi Baru untuk Penguatan SDM dan Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

Selasa, 9 Juli 2024 - 07:57 WIB

Sri Mulyani Sebut Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB

Selasa, 9 Juli 2024 - 01:56 WIB

BNSP Turut Hadir: Standar Kompetensi RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan Dibahas di Surabaya

Kamis, 4 Juli 2024 - 01:47 WIB

Laporan Keuangan Q2 2024 Diharapkan Positif, Berpotensi Meningkatkan Minat Investor di Tengah Pasar yang Stagnan

Rabu, 26 Juni 2024 - 07:21 WIB

Semua Visi Misi Presiden Terpilih Masuk ke dalam APBN 2025, Kemenkeu: Arahan Pak Jokowi Jelas

Berita Terbaru