Penutupan Silicon Valley Bank, Bank Jago: Dorong Perbankan untuk Diversifikasi Penyaluran Dana

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 18 Maret 2023 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

🤲❤️

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif Infoekonomi.com

Direktur Utama PT Bank Jago Tbk Kharim Siregar. (Dok. Jago.com)

Direktur Utama PT Bank Jago Tbk Kharim Siregar. (Dok. Jago.com)

INFOEKONOMI.COM – Direktur Utama PT Bank Jago Tbk Kharim Siregar menyebut penutupan Silicon Valley Bank (SVB) oleh Regulator Perbankan California, Amerika Serikat, menjadi pembelajaran bagi perbankan untuk melakukan diversifikasi terhadap penyaluran dana.

“Kalau melihat kasus SVB itu, salah satunya mereka melakukan penempatan sebagian besar dana mereka kepada bonds atau surat utang negara,” kata Kharim dalam Media Briefing di Jakarta, Jumat 17 Maret 2023.

Bank Jago pun berusaha melakukan diversifikasi dalam menyalurkan dana mereka melalui kerja sama dengan 38 partner strategis.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua funds daripada nasabah yang masuk ke Bank Jago dibagi, salah satunya kita salurkan untuk menjadi pinjaman kepada 38 partners sehingga risikonya itu terdistribusi dengan baik,” terangnya.

Konten artikel ini dikutip dari media online Teksnews.com, salah satu portal berita ekonomi dan bisnis terbaik di Indonesia.

Ia meyakini diversifikasi yang dilakukan oleh Bank Jago sudah cukup baik sehingga tidak akan mengalami penutupan seperti SVB.

Penutupan SVB menurutnya juga tidak akan berdampak kepada Bank Jago, tetapi untuk itu pihaknya perlu terus menjaga kepercayaan masyarakat kepada sistem perbankan nasional, termasuk Bank Jago.

Wakil Direktur Utama Bank Jago Arief Harris menambahkan, meskipun berbasis teknologi, Bank Jago akan menjaga kinerja positif ke depan.

“Ada hal-hal fundamental yang harus kita jaga, antara lain risk management, balance sheet management. dan compliance kita dengan peraturan.”

“Karena suka tidak suka, bank adalah industri yang didasarkan pada kepercayaan,” katanya.

Ia memandang perusahaan-perusahaan berbasis teknologi, termasuk perbankan berbasis teknologi seperti Bank Jago, sudah tidak bisa lagi hanya mengucurkan uang untuk memasarkan layanan mereka, tetapi juga harus mulai membukukan keuntungan.

Pasalnya, pemberi dana seperti perusahaan modal ventura juga mulai memperhitungkan keberlanjutan usaha start up saat akan melakukan pendanaan.

“Kita harus profitable, tidak apa-apa kecil yang penting modal kita tidak berkurang,” katanya.***

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Promo Diskon Maksimal Persrilis.com Hingga 31 Juli 2026 Buka Kesempatan untuk Optimasi Publikasi
PR Newswire – PSPI Wujudkan Model Distribusi Press Release Baru untuk Ribuan Media di Indonesia
PROPAMI Rumuskan Arah Baru Penguatan Profesi Pasar Modal
Akuisisi BCA dan Keadilan Publik: Dari Ongkos 1998 ke Kontribusi Sistemik Kini
Sentimen Dunia Negatif, CSA Index September 2025 Koreksi
Bulog Gelontorkan 1,3 Juta Ton SPHP, Inflasi Pangan Reda
Harga Pangan Melunak, Inflasi Nasional 2,31 Persen di Agustus

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:49 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:31 WIB

Promo Diskon Maksimal Persrilis.com Hingga 31 Juli 2026 Buka Kesempatan untuk Optimasi Publikasi

Rabu, 19 November 2025 - 13:57 WIB

PR Newswire – PSPI Wujudkan Model Distribusi Press Release Baru untuk Ribuan Media di Indonesia

Senin, 29 September 2025 - 19:21 WIB

PROPAMI Rumuskan Arah Baru Penguatan Profesi Pasar Modal

Minggu, 14 September 2025 - 05:42 WIB

Akuisisi BCA dan Keadilan Publik: Dari Ongkos 1998 ke Kontribusi Sistemik Kini

Berita Terbaru

Pers Rilis

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:25 WIB