Termasuk Mahfud MD, Inilah 5 Kader Nahdlatul Ulama yang Dinilai Layak Jadi Calon Wakil Presiden

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 27 Mei 2023 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Dok. Bumn.go.id)

Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Dok. Bumn.go.id)

INFOEKONOMI.COM – Lima kader Nahdlatul Ulama dinilai layak menjadi calon wakil presiden untuk periode 2024-2029.

“Lima nama layak sebagai calon wakil presiden untuk digandeng oleh calon presiden yang ada.”

“Para capres sama-sama mengincar figur-figur tersebut,” kata pengamat politik Universitas PGRI Argopuro Jember Moch Eksan Jumat, 26 Mei 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun lima nama-nama tersebut adalah sebagai berikut:

1. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Inilah Sosok Calon Wapres Pilihan Pengikut Twitter Iwan Fals untuk Capres Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto

2. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

3. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD.

4. Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir

5. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno

“Prabowo Subianto saat ini dekat dengan Muhaimin Iskandar. Kubu Ganjar Pranowo cenderung kepada Erick Thohir sebagai cawapres.”

“Kubu Anies cenderung kepada Khofifah sebagai cawapres,” ucap dosen pengajar mata kuliah Ahlussunnah Waljamaan (Aswaj itu.

Sebelumnya nama Khofifah disebut oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) sebagai salah satu kandidat calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan.

Kemudian Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS Sohibul Iman menyebut tiga nama bakal cawapres yang sudah mengerucut, salah satunya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Dengan konfigurasi pasangan calon itu, lanjut dia, sesungguhnya secara natural NU telah menjadi pemenang pada Pilpres 2024.

Dan itu berkah khittah Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf yang menyebut NU tidak ke mana-mana, namun ada di mana-mana.***

Berita Terkait

Jejak Kredit LPEI di PT MAJU, KPK Telusuri Penggunaan dan Tujuan Dana
Alasan Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan Meski Belum Genap Setahun Menjabat
Presiden Prabowo Subianto Kiirimkan Karangan Bunga untuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri
Haidar Alwi Tanggapi Masuknya Jokowi dalam Nominasi Sebagai Tokoh Dunia Paling Korup 2024 versi OCCRP
Jokowi Temui Prabowo Subianto, AHY: Saling Komunikasi dan Pikirkan Hal Penting untuk Kemajuan Indonesia
Presiden Terpilih Prabowo Subianto Sambut Baik Elit PKS, Sempat Berbeda Pilihan Tapi Tetap Bersahabat
Pemerintahan Prabowo Mampu Pimpin Indonesia Lebih Baik, Survei Sebut 83,4 Persen Publik Yakin
Budi Arie Setiadi Tanggapi Kabar politisi Partai Golkar Meutya Hafid Jadi Menkominfo di Kabinet Prabowo Subianto

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:48 WIB

Jejak Kredit LPEI di PT MAJU, KPK Telusuri Penggunaan dan Tujuan Dana

Kamis, 1 Mei 2025 - 07:16 WIB

Alasan Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan Meski Belum Genap Setahun Menjabat

Sabtu, 25 Januari 2025 - 15:55 WIB

Presiden Prabowo Subianto Kiirimkan Karangan Bunga untuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri

Kamis, 2 Januari 2025 - 15:30 WIB

Haidar Alwi Tanggapi Masuknya Jokowi dalam Nominasi Sebagai Tokoh Dunia Paling Korup 2024 versi OCCRP

Senin, 9 Desember 2024 - 14:31 WIB

Jokowi Temui Prabowo Subianto, AHY: Saling Komunikasi dan Pikirkan Hal Penting untuk Kemajuan Indonesia

Berita Terbaru