Zensho Buka Peluang Besar Bagi Tenaga Kerja Indonesia, Delegasi BNSP, Kemnaker, & Kadin Indonesia Gelar Pertemuan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 12 Juli 2024 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Delegasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bertemu dengan Zensho Holding Co., Ltd. , Tokyo, Jepang (11/7/24). (Doc.Ist)

Foto : Delegasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bertemu dengan Zensho Holding Co., Ltd. , Tokyo, Jepang (11/7/24). (Doc.Ist)

INFOEKONOMI.COM – Kunjungan kerja ke-9 pada hari keempat ini membawa angin segar bagi tenaga kerja Indonesia, Tokyo, Jepang (11/7/24).

Delegasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bertemu dengan Zensho Holding Co., Ltd., sebuah perusahaan kuliner raksasa Jepang yang memiliki lebih dari 14.000 outlet dan omzet lebih dari 100 triliun yen per tahun.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia di kancah internasional.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zensho Holding Co., Ltd., yang dikenal memiliki sistem terintegrasi dari hulu ke hilir termasuk sektor pertanian, peternakan, dan logistik, mengungkapkan kebutuhan besar akan tenaga kerja kompeten.

Perusahaan ini memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja mencapai 120 ribu orang di masa depan.

Ini merupakan peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia untuk dapat bekerja di perusahaan prestisius dengan skala global seperti Zensho.

Dalam pertemuan tersebut, Zensho menyampaikan harapannya agar tenaga kerja Indonesia dapat mengisi kebutuhan tersebut.

Mereka menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan standar halal dalam proses masak-memasak.

Hal ini mengingat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim memiliki tenaga kerja yang berpotensi besar dalam memenuhi standar halal yang dibutuhkan oleh Zensho.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, BNSP berencana bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyesuaikan standar halal Indonesia dengan kebutuhan Zensho.

Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi tenaga kerja Indonesia, memungkinkan mereka memenuhi standar internasional dan mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan global seperti Zensho.

Hal ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar internasional.

Delegasi BNSP, Kemnaker, dan Kadin Indonesia optimis bahwa kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak.

Zensho mendapatkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan standar yang mereka butuhkan, sementara tenaga kerja Indonesia mendapatkan kesempatan untuk bekerja di lingkungan internasional yang prestisius dan profesional.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas peluang kerja di luar negeri.

Kunjungan kerja ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kerjasama internasional dan membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia di pasar global.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang positif antara Indonesia dan Jepang dalam bidang ketenagakerjaan, khususnya di sektor kuliner dan industri pendukungnya.

Kesempatan besar ini tidak hanya memberikan peluang kerja, tetapi juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia melalui pelatihan dan sertifikasi yang sesuai dengan standar internasional.

Dengan demikian, tenaga kerja Indonesia akan lebih siap menghadapi tantangan dan tuntutan di pasar global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Kunjungan kerja BNSP, Kemnaker, dan Kadin Indonesia ke Zensho Holding Co., Ltd. diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia.

Dengan kerjasama yang baik dan dukungan penuh dari semua pihak, diharapkan tenaga kerja Indonesia dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja di Zensho dan memberikan kontribusi positif bagi kedua negara.

Ini merupakan langkah maju signifikan bagi pengembangan tenaga kerja Indonesia di kancah internasional, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang dalam bidang ketenagakerjaan.

Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi kedua negara.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisnews.com dan Harianinvestor.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Kilasnews.com dan Bantenekspres.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 08531555778808781555778808111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

BRICS Tantang Dolar AS, Namun Infrastruktur Global Masih Menguntungkan Greenback
Absennya Xi Jinping di KTT BRICS Perlemah Upaya Lawan Hegemoni Amerika Serikat
Jeff Bezos dan Lauren Sánchez Gelar Pernikahan Bernilai Rp900 Miliar di Italia
Israel Nyaris Runtuh: Amunisi Menipis, Iran Balas, AS Campur Tangan
Ditunda 90 Hari, Presiden Donald Trump Umumkan Soal Tarif Resiprokal ke Berbagai Negara Mitra Dagang
Inilah Pidato Perdana Presiden Amerika Serikat Donald Trump Saat Inaugurasi di Gedung Capitol, Super Lengkap
Pemenang Pilpres 2024, Kongres Amerika Serikat Sahkan Presiden Terrpilih Donald Trump
Presiden Tiongkok Xi Jingping Sampaikan Pesan Belasungkawa atas Meninggalnya Jimmy Carter

Berita Terkait

Jumat, 18 Juli 2025 - 07:15 WIB

BRICS Tantang Dolar AS, Namun Infrastruktur Global Masih Menguntungkan Greenback

Senin, 7 Juli 2025 - 07:39 WIB

Absennya Xi Jinping di KTT BRICS Perlemah Upaya Lawan Hegemoni Amerika Serikat

Senin, 30 Juni 2025 - 13:45 WIB

Jeff Bezos dan Lauren Sánchez Gelar Pernikahan Bernilai Rp900 Miliar di Italia

Kamis, 26 Juni 2025 - 15:54 WIB

Israel Nyaris Runtuh: Amunisi Menipis, Iran Balas, AS Campur Tangan

Kamis, 10 April 2025 - 11:09 WIB

Ditunda 90 Hari, Presiden Donald Trump Umumkan Soal Tarif Resiprokal ke Berbagai Negara Mitra Dagang

Berita Terbaru