Barantin Fasilitasi Impor Hewan Ternak dari Australia untuk Ketahanan Pangan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 16 April 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

🤲❤️

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif Infoekonomi.com

Badan Karantina Indonesia (Barantin) berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional dengan memfasilitasi pemasukan hewan ternak dari Australia. Langkah ini bertujuan untuk memperbaiki dan memperkaya keanekaragaman hayati di Indonesia.

Untuk mengatur proses impor hewan ternak, Barantin menyediakan beberapa mekanisme administratif. Pertama, layanan registrasi dan permohonan tindakan karantina yang memproses setiap permintaan impor secara terstruktur. Kedua, registrasi dan pengajuan pemberitahuan awal untuk impor ke Indonesia yang harus dilengkapi oleh importir sebelum mengirimkan hewan ternak.

Baantin juga mengoperasikan portal resmi yang berfungsi menyediakan, menyimpan, dan melayani permohonan informasi publik terkait proses karantina dan impor. Selain itu, Barantin menyediakan layanan Fumigation Treatment Utility and Service Technology untuk perlakuan sanitasi hewan ternak yang masuk ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mendukung operasional ini, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 27 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak yang bersifat Volatil dan Kebutuhan Mendesak, yang berlaku pada Barantin.

Sumber asli: Badan Karantina Indonesia  |  Tanggal: 16 Apr 2026 07:00  |  Kategori: Politik  |  🤖 Ditulis ulang AI

Berita Terkait

Polisi Bone Bolango Sita 477 Botol Minuman Beralkohol dalam Operasi Pekat
Telematika Geotab Jadi Solusi Efisiensi Armada Indonesia
Uji B50 di Sektor Pertambangan Menunjukkan Hasil Positif
Pusdiklat Keuangan Publik Selenggarakan Seminar Nasional Keuangan Syariah
Indonesia Satu Grup dengan Vietnam di ASEAN Hyundai Cup 2026
Gubernur Gusnar: Cinta Tanah Air Terpancar dari Peran Saka Nasional
Jejak Kredit LPEI di PT MAJU, KPK Telusuri Penggunaan dan Tujuan Dana
Alasan Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan Meski Belum Genap Setahun Menjabat

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:45 WIB

Polisi Bone Bolango Sita 477 Botol Minuman Beralkohol dalam Operasi Pekat

Senin, 8 Juni 2026 - 02:00 WIB

Telematika Geotab Jadi Solusi Efisiensi Armada Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 07:00 WIB

Barantin Fasilitasi Impor Hewan Ternak dari Australia untuk Ketahanan Pangan

Selasa, 7 April 2026 - 03:25 WIB

Uji B50 di Sektor Pertambangan Menunjukkan Hasil Positif

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:53 WIB

Pusdiklat Keuangan Publik Selenggarakan Seminar Nasional Keuangan Syariah

Berita Terbaru