Lebih dari Rp16 Triliun, Mendag Budi Santoso Sebut Nilai Penghematan Devisa dari Swasembada Pangan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 8 Januari 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

🤲❤️

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif Infoekonomi.com

Menteri Perdagangan Budi Santoso. (Instagram.com/@budisantosoofficial)

Menteri Perdagangan Budi Santoso. (Instagram.com/@budisantosoofficial)

INFOEKONOMI.COM – Swasembada pangan yang ditargetkan tercapai pada 2027 akan mampu menghemat devisa hingga 5,2 miliar dolar AS atau lebih dari Rp16 triliun.

Penghematan itu dapat tercapai apabila swasembada untuk empat komoditas yaitu beras, gula, garam, dan jagung berhasil dilakukan.

Oleh sebab itu, Kementerian Perdagangan mendukung upaya swasembada pangan terutama untuk empat komoditas tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip Bisnisnews.com, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan hal itu dalam Rapat Koordinasi Bidang Pangan di Surabaya, Selasa (7/1/2024).

“Apabila swasembada untuk empat komoditas tersebut dilakukan, kita dapat menghemat devisa sekitar 5,2 miliar dolar AS,” katanya.

Penghematan ini bisa digunakan untuk keperluan lain misalnya penyediaan pupuk untuk pertanian maupun kebutuhan perikanan.

Ia menjelaskan, dalam lima tahun terakhir Indonesia mengimpor beras, gula, garam, dan jagung dengan nilai yang cukup besar, namun tren impor gula dan garam cenderung turun.

Ia pun menyoroti sejumlah produk pangan yang mampu menunjukkan keberhasilan swasembada dengan surplus yang diarahkan untuk ekspor.

Misalnya, minyak kelapa sawit (CPO) yang pangsa pasar ekspornya secara nasional sebesar 11,2 persen.

Sementara di Jawa Timur sendiri, CPO menempati posisi ekspor produk pangan nomor satu yang diikuti ikan dan ikan olahan, gula, susu, bawang merah, kedelai, jagung, serta daging ayam.

“Artinya sudah banyak contoh komoditas yang sudah swasembada pangan sehingga kalau komoditas yang lain juga akan swasembada, saya pikir itu bisa kita lakukan,” kata Budi.

Selain itu, Kemendag turut menyiapkan gudang-gudang program Sistem Resi Gudang (SRG) untuk mendukung penyimpanan pasokan barang kebutuhan pokok.

“Terdapat enam gudang SRG aktif, 17 flat, dan satu silo SRG pada posisi idle (belum beroperasi) di Jawa Timur.”

“Kapasitas total gudang SRG idle di wilayah Jawa Timur mencapai 25.900 ton,” ujarnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Kongsinews.com dan Kengpo.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Aktuil.com dan Hallonesia.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallosolo.com dan Jatengraya.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Tambah Portofolio dengan Saham INET Lewat Makmur, Aplikasi Saham Terpercaya
Musim Kemarau Adalah Waktu Terbaik Mencegah Rayap, Ini Alasannya
Menang Banyak Tender, tapi Kenapa Kas Perusahaan Konstruksi Tetap Seret?
Ketika RAB Meleset Jauh: Kenapa Software Konstruksi Jadi Solusi yang Tidak Bisa Ditunda
Industri Event Korporasi Diproyeksikan Terus Tumbuh Seiring Meningkatnya Aktivitas Bisnis di Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:49 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Kamis, 3 September 2026 - 07:49 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Kamis, 3 September 2026 - 07:48 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Tambah Portofolio dengan Saham INET Lewat Makmur, Aplikasi Saham Terpercaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:22 WIB

Musim Kemarau Adalah Waktu Terbaik Mencegah Rayap, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB