INFOEKONOMI.COM – Tak jarang bekerja dan beribadah dianggap dua hal yang berbeda, namun Bagya Mulyanto, sosok Direktur Keuangan Perum Bulog, memperlihatkan bahwa keduanya bisa bersatu padu dan tak terpisahkan.
Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman ini merasa beruntung dapat berkontribusi dalam menyediakan kebutuhan pangan, terutama beras, bagi masyarakat.
Bagi Bagya, menyediakan pangan pokok adalah ibadah yang besar dan penuh arti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peran strategis Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan memang tak bisa diabaikan.
Selain beras, Bulog juga bertugas menjaga ketersediaan jagung dan kedelai, bahan penting untuk pakan ternak dan tempe.
Bagya menyadari betapa pentingnya stabilnya harga kedua komoditas ini agar tetap terjangkau oleh seluruh masyarakat.
Namun, tak hanya dalam hal pangan, Bagya juga menjalankan tugas dalam memastikan kesehatan finansial perusahaan.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Bagya menekankan bahwa kinerja keuangan harus senantiasa positif agar perusahaan mencapai laba sesuai harapan.
Lebih dari itu, ia pun menggarisbawahi peran Bulog sebagai wajib pungut dalam ranah perpajakan.
Bagi Bagya, membayar pajak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga bagian dari ibadah yang tak boleh diabaikan.
Semangat ini lahir dari masa kecilnya di sebuah desa, di mana ia belajar banyak dari alam dan memupuk disiplin serta kerja keras.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Falsafah sederhana disiplin dan jujur adalah kunci sukses Bagya Mulyanto.
Ia menjalani rutinitas normal, bekerja di siang hari dan beristirahat di malam hari. Pengaturan waktu dan tanggung jawab menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan tugas-tugasnya.
Bagi Bagya, kesatuan harmonis antara bekerja dan beribadah adalah keniscayaan.
Melalui pekerjaan yang baik, ia merasa dapat menebar manfaat bagi masyarakat dengan menyediakan pangan pokok yang dibutuhkan oleh semua orang.
Semangat tersebut menjadi sumber motivasi bagi Bagya Mulyanto dalam menunaikan tanggung jawabnya sebagai Direktur Keuangan Perum Bulog, dan ia pun berharap bahwa perusahaan ini akan terus menjadi berkah bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut










