Presiden Jokowi Disebut Pengamat Jadi Tokoh Kunci Penentu pada Pemilihan Presiden 2024

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 23 Maret 2023 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

🤲❤️

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif Infoekonomi.com

Ilustrasi Pemilihan Umum. (Dok. Infoekonomi.com/M. Rifai Azhari)

Ilustrasi Pemilihan Umum. (Dok. Infoekonomi.com/M. Rifai Azhari)

INFOEKONOMI.COM – Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tokoh kunci penentu pada pemilihan presiden 2024.

“Jokowi masih menjadi pemimpin kabinet sampai Oktober 2024, dan sebagian ketua umum partai adalah anggota kabinet, sehingga mereka pasti membaca aspirasi Jokowi,” katanya di Jakarta, Selasa 21 Maret 2023.

Menurut Qodari, masa jabatan Presiden Jokowi yang berakhir pada 19 Oktober 2024 akan mempengaruhi sejumlah ketua umum partai politik, yang saat ini masih ada dalam Kabinet Indonesia Maju, dalam menentukan pasangan capres dan cawapres yang akan diusung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu tahun menjelang pemilihan presiden 2024, Lembaga survei Indo Barometer menggelar diskusi bertajuk “Pemilu 2024: Konstelasi, Variabel Penentu, dan Pemenangnya”.

Qodari menekankan pertimbangan Jokowi masih dijadikan preferensi oleh ketua umum partai, termasuk soal keberlanjutan program kerja Jokowi.

“Dalam konteks keberlanjutan program kerja dan pembangunan, preferensi Jokowi menjadi perhatian dan pertimbangan para ketua umum partai dalam menentukan capres di 2024,” ungkapnya.

Alasan selanjutnya, kata Qodari, Jokowi merupakan presiden petahana dua kali, sehingga memiliki basis pemilih yang kuat dan tersebar di seluruh Indonesia, di antaranya daerah terkuat yang merupakan kantong-kantong mayoritas pemilih seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan kawasan Indonesia Timur.

“Tentu arah pilihan Jokowi jadi perhatian dan pertimbangan pemilih. Mereka akan ikut kode-kode Jokowi,” ujarnya.

Qodari menambahkan sebagai tokoh politik, Presiden Jokowi juga memiliki jaringan relawan yang luas terbentuk dan tetap aktif semenjak Jokowi menjadi calon presiden sejak 2014 sampai sekarang ini.

“Mereka ini adalah jaringan yang ampuh untuk memenangkan pilpres,” ujarnya.

Selain itu, ujar Qodari, Jokowi memiliki tingkat kepuasan yang tinggi pada satu tahun sebelum masa pencoblosan, yakni 72,3 persen.

“Artinya, Jokowi masih memiliki pengaruh besar di masyarakat karena modal kepuasan yang tinggi tersebut,” ungkapnya.***

Berita Terkait

Polisi Bone Bolango Sita 477 Botol Minuman Beralkohol dalam Operasi Pekat
Telematika Geotab Jadi Solusi Efisiensi Armada Indonesia
Barantin Fasilitasi Impor Hewan Ternak dari Australia untuk Ketahanan Pangan
Uji B50 di Sektor Pertambangan Menunjukkan Hasil Positif
Pusdiklat Keuangan Publik Selenggarakan Seminar Nasional Keuangan Syariah
Indonesia Satu Grup dengan Vietnam di ASEAN Hyundai Cup 2026
Gubernur Gusnar: Cinta Tanah Air Terpancar dari Peran Saka Nasional
Jejak Kredit LPEI di PT MAJU, KPK Telusuri Penggunaan dan Tujuan Dana

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:45 WIB

Polisi Bone Bolango Sita 477 Botol Minuman Beralkohol dalam Operasi Pekat

Senin, 8 Juni 2026 - 02:00 WIB

Telematika Geotab Jadi Solusi Efisiensi Armada Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 07:00 WIB

Barantin Fasilitasi Impor Hewan Ternak dari Australia untuk Ketahanan Pangan

Selasa, 7 April 2026 - 03:25 WIB

Uji B50 di Sektor Pertambangan Menunjukkan Hasil Positif

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:53 WIB

Pusdiklat Keuangan Publik Selenggarakan Seminar Nasional Keuangan Syariah

Berita Terbaru